Minggu, 10 April 2016

Translasi Mata Uang Asing

TRANSLASI MATA UANG ASING

·         Alasan Translasi Mata Uang Asing
Perusahaan dengan kegiatan operasional luar negeri yang signifikan mempersiapkan laporan keuangan gabungan yang memberikan laporan pada pembaca informasi mengenai operasional perusahaan secara global. Untuk dapat memenuhi hal tersebut laporan keuangan mata uang asing dilaporkan lagi terhadap mata uang yang digunakan laporan induk perusahaan. Proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya disebut translasi mata uang asing. Terdapat 3 alasan tambahan dalam translasi mata uang asing: mencatat transaksi mata uang asing, memperhitungkan efeknya perusahaan terhadap translasi mata uang asing, dan berkomunikasi dengan peminat saham asing.

·         Latar Belakang dan Terminologi
Translasi mata uang asing tidaklah sama dengan konversi, yaitu translasi mata uang secara fisik. Neraca mata uang asing ditranslasikan terhadap padanannya mata uang domestik oleh nilai tukar mata uang asing: harga satu buah unit mata uangdiartikan dalam mata uang lainnya.

·         Masalah
Jika nilai tukar mata uang stabil, translasi mata uang asing keuangan tidak akan lebih sulit daripada mentranslasikan per inci atau kaki terhadap padanannya metrik tersebut. Bagaimanapun, nilai tukar tidak pernah stabil. Sistem keuangan pada kebanyakan negara industri sangat bebas dalam menentukan nilai mereka sendiri pada pasar saham.

·         Efek Laporan Keuangan terhadap Kurs Alternatif Translasi Mata Uang Asing
Tiga kurs translasi dibawah ini dapat digunakan untuk mentranslasikan neraca mata uang asing terhadap mata uang domestik. Pertama, kurs saat ini adalah kurs yang berlaku pada tanggal laporan keuangan. Kedua, adalah kurs historis yang merupakan translasi mata uang yang berlaku saat aset dengan mata uang asing pertama kali didapatkan atau saat kewajiban dengan mata uang asing pertama kali muncul. Yang terakhir, kurs rata-rata yaitu nilai rata-rata biasa atau dengan pembobotan baik pada kurs historis atau saat itu.
a. Transaksi mata uang asing
Perbedaan karakteristik pada transaksi mata uang asing adalah perjanjian yang dipengaruhi oleh mata uang asing. Oleh karena itu, transaksi mata uang asing akan muncul saat perusahaan membeli atau menjual produk yang pembayarannya menggunakan mata uang asing.
b. Perspektif transaksi tunggal
Pada transaksi tunggal, penyesuaian nilai tukar dimasukkan sebagai penyesuaian terhadap pembukuan transaksi awal dengan alasan bahwa transaksi dan perjanjiannya merupakan kejadian tunggal.
c. Perspektif transaksi ganda
Pada perspektif transaksi ganda, penerimaan piutang krona mempertimbangkan kejadian yang terpisah dari penjualan yang memberikan tambahan pendapatan.

·         Translasi Mata Uang Asing
Metode translasi mata uang asing dapat diklasifikasikan kedalam dua tipe: mereka yang menggunakan nilai tukar mata uang asing tunggal untuk mengembalikan neraca asing ke dalam padanannya mata uang domestik mereka dan menggunaka nilai tukar mata uang asing ganda.
a. Metode nilai tukar tunggal
Metode nilai tukar tunggal, yang juga diketahui sebagai metode kurs saat ini, telah lama populer di Eropa. Metode ini mengaplikasikan nilai tukar tunggal, harga penutupan atau harga saat ini, terhadap sema saham dan utang asing. Pendapatan dan beban mata uang asing secara umum ditranslasikan pada nilai tukar yang berlaku saat item tersebut diakui. Bagaimanapun, untuk meyakinkan, pendapatan dan beban biasanya ditranslasikan oleh rata-rata nilai tukar saat itu pada tiap periode.
b. Metode nilai tukar ganda
Metode nilai tukar ganda mengkombinasikan kurs saat ini dan kurs historis dalam proses translasi mata uang asingnya
1.     Metode current noncurrent
Pada metode ini, aset lancar yang dimiliki anak perusahaan saat itu dan utang lancar ditranslasikan kedalam mata uang induk perusahaan mereka pada laporan keuangannya dengan kurs saat ini.
2.    Metode moneter nonmoneter
Metode ini juga menggunakan skema klasifikasi neraca untuk menentukan nilai tukar mata uang asing yang sesuai. Aset dan kewajiban moneter ditranslasikan dalam kurs saat ini.
3.    Metode kurs sementara
Dengan metode ini, translasi mata uang asing tidak mengubah sifat sebuah item yang dihitung; hal tersebut hanya mengubah unit perhitungan saja. Dengan kata lain, translasi mata uang asing neraca disajikan ulang mengunakan mata uang item tersebut, tetapi bukan penilaian aktual.

·         Pengembangan Akuntansi Translasi Mata Uang Asing
a.   Pra-1965
Sebelum tahun 1965 praktik translasi mata uang asing pada banyak perusahaan AS dipandu oleh bab 12 dari Accounting Research Bulletin no.43. Pernyataan tersebut mengadvokasi metode current-noncurrent.
b.  1965-1975
ARB no. 43 memperbolehkan beberapa pengecualian khusus dalam metode current-noncurrent.
c.   1975-1981
Untuk mengakhiri perbedaan metode pada standar translasi mata uang asing sebelumnya, Financial Accounting Standards Board (FASB) mengeluarkan FAS no.8 pada tahun 1975. Pernyataan ini secara signifikan mengubah praktik perusahaan asing AS dalam memasukkan GAAP AS dengan menerima metode translasi mata uang asing kurs sementara.
d.  1981-sekarang
Pada bulan Mei 1978, FASB mengundang komentar masyarakat tentang 12 keputusan pertamanya.

·         Gambaran Standar No. 52/ Standar Akuntansi Internasional 21
Tujuan translasi mata uang aing dalam FAS no.8 berbeda secara substansi dari FAS no. 52. FAS no.8, mengadopsi perspektif induk perusahaan dengan memberi syarat bahwa laporan keuangan mata uang asing dipresentasikan jika seluruh transaksi mengikuti mata uang yang digunakan induk perusahaan. Standar no. 52 mengakui bahwa kedua perspektif baik induk perusahaan dan perusahaan lokal benar sebagai kerangka kerja laporan.
a.   Translasi saat mata uang lokal adalah mata uang fungsional
Jika mata uang fungsional adalah mata uang asing yang tercatat dan dimasukkan, maka laporan keuanganya ditranslasikan ke dalam dolar menggunakan metode kurs saat ini. Hasil keuntungan atau kerugian translasi mata uang asing diungkapkan dalam komponen yang terpisah dalam ekuitas gabungan. Hal tersebut menjaga rasio laporan keuangan karena dikalkulasikan dari pernataan mata uang lokal.
b.  Translasi saat mata uang induk perusahaan adalah mata uang fungsional
Saat mata uang induk perusahaan adalah mata uang fungsional asing gabungan, laporan keuangan mata uang asing tersebut akan dihitung terhadap dolar mengunakan metode kurs sementara. Seluruh keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing muncul dari proses translasi mata uang asing dimasukkan dalam perhitungan current period income.
c.   Translasi saat mata uang asing adalah mata uang fungsional
Usaha gabungan asing mungkin akan tetap mencatat pembukuannya dalam satu mata uang asing saat mata uang fungsionalnya adalah mata uang asing lain. Dalam situasi ini, laporan keuangan akan dihitung ulang dari mata uang lokal ke dalam mata uang fungsional lalu ditranslasikan ke dalam dolar AS menggunakan metode kurs saat ini.

·         Permasalahan perhitungan
a.   Perspektif laporan
Dalam mengadopsi mengenai mata uang fungsional, FAS no. 52 dan IAS 21 mengakomodasi perspektif laporan baik dari induk perusahaan maupun lokal dalam laporan keuangan gabungan.
b.  Apa yang terjadi dengan harga perolehan?
Mentranslasikan neraca yang dihitung berdasarkan harga perolehan dengan nilai tukar saat ini menghasilkan sejumlah dolar AS yang bukan harga perolehan ataupun nilai lancar. Harga perolehan merupakan dasar GAAP AS dan banyak modal perusahaan multinasional akan memiliki perhitungan harga perolehan.
c.   Konsep pendapatan
Pada keputusan translasi mata uang asing , penyesuaian muncul dari laporan keuangan mata uang asing dan transaksi tertentu yang dibuat berhubungan langsung dengan ekuitas pemegang saham dengan cara tidak menghitung laporan laba rugi. Gunanya adalah untuk memberikan pengguna laporan jumlah pendapatan yang lebih akurat dan tidak membingungkan.
d.  Laba terkelola
Keterangan translasi mata uang asing seperti yang baru saja dijelaskan memberikan cara untuk mengelola laba. Pertimbangan pilihan mata uang fungsional.

·         Translasi Mata Uang Asing dan Inflasi
Hubungan terbalik antara tingkat inflasi sebuah negara dengan nilai eksternal mata uangnya telah ditunjukkan secara empiris. Sehingga penggunaan kurs saat ini untuk mentranslasikan biaya aset nonmoneter yang bertempat dalam kondisi yang cenderung berinflasi akan menghasilkan padanannya mata uang domestik jauh di bawah nilai aslinya.

·         Translasi Mata Uang Asing di mana saja
Terdapat perbedaan besar yang penting antara IAS 21 (revisi) dan FAS no. 52. Pada IAS 21, laporan keuangan anak perusahaan yang berada di negara dngan inflasi tinggi harus disesuaikan untuk merefleksikan perubahan dalam harga secara umum sebelum translasi mata uang asing, standar yang dilakukan Inggris. Jepang telah mengubah standar mereka untuk menggunakan metode kurs saat ini pada semua kondisi, dengan penyesuaian translasi mata uang asing yang diperlihatkan pada neraca dalam ekuitas pemegang saham.



Sumber: Frederick D.S Choi and Gary K. Meek. 2010. International Accounting. Edisi 7 Buku 1. Jakarta: Salemba Empat

Senin, 04 April 2016

Pelaporan dan Pengungkapan

PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN

Perkembangan Pengungkapan

Standar dan praktik pengungkapan dipengaruhi oleh sumber-sumber keuangan, undang-undang, berhubungan dengan politik ekonomi, perkembangan ekonomi, pendidikan, budaya, dan faktor-faktor lainnya. Perbedaan pengungkapan nasional sebagian besar didorong oleh perbedaan dipengelolaan dan keuangan perusahaan. Di Amerika Serikat, Inggris Raya, dan negara Anglo Amerika lainnya, ekuitas pasar paling berjasa dalam menyediakan keuangan bagi perusahaan dan menjadi sangat maju.

·         Pengungkapan Sukarela

Manajer memiliki informasi yang lebih baik daripada pihak luar mengenai performa perusahaan mereka saat ini dan kedepannya. Laporan yang paling terkini menyokong pandangan bahwa perusahaan bisa mencapai keuntungan dalam pasar modal dengan mempertinggi pengungkapan mereka secara sukarela. Laporan meliputi tuntunan bagaimana perusahaan bisa menggambarkan dari menjelaskan investasi potensial mereka kepada investor.walaupun semua mekanisme ini bisa memengaruhi praktikdengan kuat, manajer biasanya meliputi bahwa keuntungan yang tidak terpenuhi dengan kebutuhan laporan biaya berlebih. Pemilihan pengungkapan manajer mencerminkan keseluruhan akibat keperluan pengungkapan dan insentif mereka untuk menguraikan informasi dengan sukarela.

·         Kebutuhan Pengaturan Pengungkapan

Untuk melindungi investor, sebagian besar bursa sekuritas menentukan laporan dan kebutuhan pengungkapan pada perusahaan pada perusahaan domestik dan asing yang mencari akses untuk pasar mereka. Frost dan Lang membahsa dua objek investor berorientasi pasar :
1.     Proteksi investor. Investor dijamin dengan informasi dan dilindungi dengan pelaksanaan dan pengawasan peraturan pasar.
2.  Kualitas pasar. Pasar adalah adil, tersusun, dan bebas dari penyalahgunaan dan perbuatan jahat. Keadilan pasar dipromosikan dengan akses informasi yang wajar dan kesempatan berdagang.

·         Pembahasan Laporan Keuangan SEC Amerika Serikat

SEC secara umum mewajibkan pendaftar asing untuk melengkapi informasi keuangan yang pada hakikatnya sama dengan yang dibutuhkan perusahaan domestik. Akan tetapi, laporan keuangan pendaftar tidak harus disiapkan menurut GAAP Amerika Serikat jika mereka disajikan sesuai dengan prinsip lembaga akuntansi secara menyeluruh dan dilengkapi dengan rekonsiliasi kuantitatif dengan pendapatan bersih GAAP Amerika Serikat, ekuitas pemegang saham, dan endapatan persaham, jika secara materiel berbeda.

Praktik Pelaporan dan Pengungkapan

       Praktik pengungkapan laporan tahunan memperlihatkan respons manajer terhadapkebutuhan pengaturan pengungkapan dan intensif mereka untuk menyediakan informasi laporan keuangan pengguna secara sukarela. Untuk beberapa jenis pengungkapan, kebijaksanaan manajer memainkan peranan penting yang mengawasi sulit.

·         Pengungkapan Informasi Progresif

Pengungkapan informasi progresif adalah pertimbangan tinggi yang relevan di dalam kesetaraan pasar dunia. Contohnya, EU’s Fourth Directive menyatakan bahwa laporan tahunan seharusnya meyertakan sebuah indikasi pengembangan perusahaan di masa depan. Istilah informasi regresif meliputi:
1.  Perkiraan pendapatan, laba (rugi), arus kas, pengeluaran modal, dan hal-hal keuangan lainnya
2.   Tujuan informasi mengenai kinerja dan posisi ekonomi di masa depan yang tidak menentu daripada perkiran menyangkut proyek, periode fiskal dan proyeksi jumlah
3.    Laporan program dan sasaran manajemen untuk usaha masa depan.

·         Pengungkapan Segmen

Investor dan analisis menuntut informasi hasil perusahaan industri dan segmen geografis usaha dan keuangan signifikan dan berkembang. Sebagai contoh, analisis keuangan di Amerika Serikat secara konsisten meminta data laporan keuangan yang tidak banyak dipisahkan daripada yang sekarang. Pengungkapan segmen lebih membantu pengguna laporan keuangan untuk memahami bagaimana bagian-bagian perusahaan menata semuanya.

·         Pelaporan Pertanggungjawaban Sosial

Laporan pertanggungjawaban sosial mengacu pada pengukuran dan komunikasi informasi tentang pengaruh perusahaan terhadap kemakmuran pegawai, komunitas sosial dan lingkungan. Hal ini mencerminkan sebuah kepercayaan bahwa perusahaan bergantung pada pemegang saham dalam laporan tahunan kinerja terhadap lingkungan dan sosial mereka seperti halnya laporan keuangan yang mereka berikan pada mepegang saham. Laporan pertanggungjawaban sosial adalah sebuah cara untuk menunjukkan sebagai perusahaan penduduk. Pelaporan pertanggungjawaban sosial mengupas masalahnya sendiri. Elaporan pertanggungjawaban sosial menjadi model diantara semua erusahaan besar multinasional.

·         Pengungkapan Pengelolaan Perusahaan

Pengelolan perusahaan berhubungan dengan sarana internal di mana perusahaan dijalankan atau dikendalikan tanggungjawab, akuntabilitas, hubungan di antara pemegang saham, anggota direksi, dan manajer yang disusun supaya mencapai sasaran perusahaan. Diantara permasalahan pengelolaan perusahaan adalah hak dan perlakuan pemegang saham, pertanggungjawaban direksi, pengungkapan dan transparansi, dan peran pemegang saham

·         Pengungkapan dan Laporan Bisnis di Internet

World Wibe Web terus digunakan sebagai sebuah ruang penyebaran informasi, dengan media cetak yang selalu mendapat peran kedua. Web juga bisa digunakan untuk penebaran informasi interaktif yang tidak serupa dengan media cetak. Keamanan berdagang menggunakan internet telah meningkatkan permintaan untuk bisnis dan pelaporan keuangan melalui web. Investor sering menggunakan web untuk berdagang dan mengambil keputusan investasi modal, dan menggunakan web sebagai sebuah sarana informasi penting. Sebuah perkembangan penting yang akan memfasilitasi pelaporan bisnis melalui web adalah eXtensible Business Reporting Language (XBRL).

Pengungkapan Laporan Tahunan di Negara-Negara dengan Pasar Baru Muncul

Pengungkapan dalam laporan tahunan perusahaan dari negara-negara dengan pasar yang baru muncul biasanya kurang luas dan kurang dapat dipercaya daripada semua perusahaan dari negara berkembang. Level pengungkapan yang rendah di negara dengan pasar yang baru muncul konsisten dengan sistem pemerintahan dan keuangan perusahaan mereka. Akan tetapi, investor menuntut informasi tentang perusahaan yang bisa dipercaya dan tepat waktu di negara-negara berkembang dengan pasar yang baru muncul.

Implikasi Bagi Penggunaan Laporan Keuangan dan Manajer

Pengguna laporan keuangan mengharapkan tingkat pengungkapan dan praktik pelaporan keuangan yang luas. Walaupun para manajer di berbagai perusahaan terus terpengaruh dengan biaya pengungkapan informasi kepemilikan, tingkat pengungkapan yang bersifat keharusan dan sukarela terus meningkat di seluruh dunia.

Sumber:

Frederick D.S Choi and Gary K. Meek. 2010. International Accounting. Edisi 7 Buku 1. Jakarta: Salemba Empat


Senin, 21 Maret 2016

Akuntansi Komperatif: Amerika & Asia (kelompok)

Nama kelompok: Dwi Dessa Saputra (22212279)
                  Karsanti Reno A. (24212028)
                  Sani Marida (26212824)
                  Sriwulandari Emiliza (27212134)

Kelas : 4EB14

7.  Beberapa perusahaan dari Meksiko, Jepang, Cina dan India terdaftar dalam New York Stock Exchange (NYSE).
Diminta: kunjungi situs NYSE (www.nyse.com) . identifikasi perusahaan yang terdaftar di NYSE dari Meksiko, Jepang, Cina dan India. Bagaimana perbandingan sejumlah perusahaan dari tiap negara tersebut dengan perusahaan dari negara lain dari daerah mereka masing-masing? Apa implikasi dari pola yang diamati tersebut?

Jawaban

perusahaan yang terdaftar di NYSE:
·         Meksiko
1.     CEMEX, S.A.B. de C.V
2.    Grupo Televisa, S.A
3.    Gruma, S.A.B. de C.V
4.    Cola-Cola FEMSA, S.A.B de C.V
5.    Grupo Simec S.A.B. de C.V

·         Jepang
1.     Canon Inc.
2.    Nidec Corporation
3.    Sony Corporation
4.    ORIX Corporation
5.    Toyota Motor Corporation

·         Cina
1.     CNOOC Limited
2.    Cheetah Mobile Inc.
3.    Agria Corporation
4.    China Mobile Limited
5.    IFM Investments Limited

·         India
1.     Wipro Limited
2.    WNS (Holding) Limited
3.    HDFC Bank Limited
4.    ICICI Bank Limited
5.    Tata Motors Limited

Perusahaan-perusahaan besar sangat berpengaruh terhadap perekonomian di meksiko, begitupun dengan perusahaan di meksiko yang list di NYSE, seperti yang diketahui bahwa perusahaan-perusahaan yang list tersebut sangat memiliki pengaruh atau nama dalam pasar modal dan hal ini sangat berpengaruh pada perekonomian meksiko. Meksiko berkomitmen untuk bekerja sama dengan IFRS dan menurut pada IASB sebagai panduan dalam penyelesaian urusan akuntansinya. Prinsip akuntansi mereka tidak membedakan perusahaan besar dan perusahaan kecil dan dapat diaplikasikan di semua bidang bisnis dan semua perusahaan yang berada dibawah hukum meksiko minimal satu auditor harus melapor pada para pemegang saham terkait laporan keuangan.

Perusahaan di Jepang di atur oleh kementrian kehakiman (MOJ) dan menganut hokum komersial , dimana perusahaan besar milik publik harus memenuhi ketentuan Securities and Exchange Law (SEL) . Perusahaan-perusahaan tersebut diwajibkan menyusun laporan keuangan wajib yang harus mendapatkan persetujuan dalam rapat tahunan pemegang saham yang berisi neraca, laporan laba rugi, laporaan usaha, proposal atas penggunaan (apropriasi) laba ditahan, dan schedule pendukung. Tidak hanya itu perusahaan-perusahaan ini juga harus menyusun laporan keuangannya sesuai dengan undang-undang pasar modal.

Cina menerapkan program ekonomi yang sangat terpusat, memperlihatkan prinsip dan pola Marxis meniru sistem kesatuan soviet. Negara mengendalikan kpemilikan, hak guna, dan distribusi untuk semua sarana produksi dan memberlakukan pelaksanaan dan pengendalian ekonomi yang disiplin. Sistem akuntansi yang seragam/terpusat berisikan semua aturan akuntansi yang dimasukkan pada perusahaan milik negara ke seluruh negeri.

India  memiliki dua sumber utama standarisasi akuntansi keuangan yaitu lembaha hokum dan profesi akuntansi. Jadi, NYSE mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap perusahaan-perusahaan yang terdaftar didalamnya yang artinya juga sangat berpengaruh terhadap negara masing-masing perusahaan yang terdaftar.
Sistem hokum negara asal perusahaan-perusahaan tersebut (legal origin) tidak lagi memengaruhi manajemen laba yang dilakukan perusahaan tersebut di pasar modal asing atau di NYSE dikenal dengan proteksi investor yang kuat, dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan di negara-negara cina, jepang, dan india yang belum terdaftar di NYSE.

11. Penetapan standar akuntansi di kebanyakan negara meliputi penggabungan swasta dan kelompok sektor umum. Sektor pribadi termasuk profesi akuntansi dan kelompok lainnya dipengaruhi oleh proses laporan keuangan, seperti halnya pengguna dan yang menyiapkan laporan keuangan dan organisasi buruh. Sektor publik termasuk agen pemerintah, termasuk departemen kewenangan pajak yang bertanggung jawab untuk undang-undang perniagaan dan komisi sekuritas. Pasar modal adalah pengaruh potensial lainnya.
   Diminta: lengkapi matriks yang menunjukkan apakah setiap kelompok ini secara signifikan memengaruhi penetapan standar akuntansi di lima negara yang telah dibahas dalam bab ini. Sebutkan semua kelompok dari yang teratas dan negara paling bawah: yang mengidikasikan pengaruh pada setiap kelompok dengan ya atau tidak.

      Jawaban

Matrik pengaruh penentuan standar akuntansi:

Sector publik

Otoritas
Pajak
Komisi Pasar Modal
Kementrian bertangung jawab terhadap Hukum Potensial
Cina
Ya
Ya
Ya
Jepang
Ya
Ya
Ya
Amerika
Ya
Ya
Ya
Meksiko
Ya
Ya
Ya
India
Ya
Ya
Ya

Sumber : Choi, Freerick D. S, Meek, Gary K, Akuntansi Internasional Buku 1 Edisi Keenam (Jakarta:Salemba Empat 2010)

Amerika Serikat merupakan pusat perekonomian terbesar dan rumah bagi perusahaan-perusahaan besar bertaraf multinasional. Jepang menjadi Negara dengan perekonomian tertinggi kedua serta menjadi rumah untuk bisnis-bisnis terbesar dunia. Meksiko dan India merupakan Negara kapitalis akan tetapi dengan tekanan pemerintah pusat  serta kepemilikan pemerintah terhadap industri-industri penting. Sedangkan pada area cina adalah yang terbesar dibandingkan dengan Negara lain. Perbandingan yang mencolok lainnya adalah pada nilai produk domestik kotor (GDP-gross domestic product) per kapita dan sector.

12. Berikut ini adalah rasio keuangan yang digunakan oleh analisis:
·               Likuiditas: rasio terkini; arus kas dari kegiatan operasi terhadap utang lancar
·              Kelayakan:utang terhadap ekuitas; utang terhadap aset
·              Profitabilitas: pengembalian aset; pengembalian ekuitas
Diminta: Bayangkan jika anda membandingkan rasio keuangan perusahaan dari dua negara yang dibahas dalam bab ini. Diskusikan bagaimana praktik akuntansi diidentifikasi seperti pada tampilan 4-4 akan memengaruhi perbandingan anda bagi masing-masing dari enam rasio dalam daftar.

Jawaban

·         Dua negara yang jadi perbandingan adalah
Meksiko= CEMEX (perusahaan semen Meksiko)
Jepang= Canon.inc

·         Rasio likuiditas
Current ratio = (Aktiva Lancar / hutang lancar)
Quick Ratio = ((Aktiva Lancar – Persediaan) / Hutang lancar))

Rasio kelayakan
Total Debt to Equity Ratio = (Total Hutang / Ekuitas Pemegang Saham) x 100%
Total Debt  to Asset  Ratio = (Total Hutang / Total aktiva) x 100%

Rasio profitabilitas
NPM = (Laba setelah pajak / Total Aktiva) x 100%
ROE = (Laba Bersih Setelah Pajak / Total Modal Pemegang Saham) x 100%
ROA = (Laba bersih setelah pajak / total aktiva) x 100%

·                                Praktik akuntansi signifikan

Meksiko
Jepang
Penggabungan usaha: pembelian atau pooling
pembelian
keduanya
Goodwill
Kapitalisasi dan uji penurunan nilai
Kapitalisasi, amortisasi, dan uji penurunan nilai
Asosiasi
Metode ekuitas
Metode ekuitas
Penilaian aset
Penyesuaian kisaran harga
Harga perolehan
Biaya depresiasi
Berbasis ekonomi
Berbasis pajak
Penilaian persediaan LIFO
Tidak digunakan
boleh
Kemungkinan rugi
Diakui (accrued)
Diakui (accrued)
Sewa pembiayaan
Dikapitalisasi
Dikapitalisasi
Pajak tangguhan
Diakui (accrued)
Diakui (accrued)
Cadangan untuk memuluskan pendapatan
tidak
tidak

·         Jadi, praktik akuntansi akan mempengaruhi perbandingan rasio karena hasil akan berbeda. Perhitungan rasio akan disesuaikan dengan praktik akuntansi yang diterapkan dimasing-masing negara



Sumber:
Frederick D.S Choi and Gary K. Meek. 2010. International Accounting. Edisi 7 Buku 1. Jakarta: Salemba Empat
http://asp.trunojoyo.ac.id/wp-content/uploads/2014/03/AKPM_19.pdf
http://gumilarsukmawan.blogspot.co.id/2014/03/new-york-stock-exchange.html